PANGKALPINANG,BERINDO.ID – Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yamowa’a Harefa, menegaskan pentingnya menjaga kedekatan organisasi dengan masyarakat melalui kegiatan positif yang mengedepankan kebersamaan dan persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Yamowa’a saat menghadiri Jalan Santai Bersama Pemuda Pancasila di Taman Dealova, Kompleks Tampuk Pinang Pura, Pangkalpinang, Minggu (1/11/2026).
Menurut Yamowa’a, keberadaan Pemuda Pancasila harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial. Organisasi tidak boleh hanya dikenal melalui aktivitas internal, tetapi juga harus mampu membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Pemuda Pancasila lahir dari masyarakat dan untuk masyarakat. Jadi, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk terus menjalin hubungan baik, mempererat persaudaraan, serta hadir bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan jalan santai merupakan salah satu bentuk pendekatan organisasi untuk menciptakan ruang kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Rangkaian peringatan tersebut juga dimeriahkan dengan lomba gaple yang berlangsung selama lebih dari satu bulan. Kegiatan itu diikuti sekitar 384 pasangan dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 600 hingga 700 orang.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan merasakan kebersamaan. Bukan hanya kader Pemuda Pancasila, tetapi seluruh masyarakat kita libatkan,” katanya.
Untuk menambah kemeriahan, panitia menyediakan berbagai hadiah bagi peserta, mulai dari paket umrah, sepeda motor, mesin cuci, kulkas hingga beragam hadiah hiburan lainnya.
Yamowa’a menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Pemuda Pancasila yang berdiri pada 28 Oktober 1959, sekaligus menyemarakkan Hari Sumpah Pemuda serta HUT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang.
Kegiatan jalan santai itu turut dihadiri jajaran pengurus Pemuda Pancasila tingkat provinsi dan kota, kepala OPD, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan, serta para ketua badan dan sayap Pemuda Pancasila.
Ia berharap, melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, Pemuda Pancasila semakin memperkuat solidaritas internal dan meningkatkan peran sosial di tengah kehidupan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga persatuan dan persaudaraan. Pemuda Pancasila harus terus menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan manfaat bagi daerah,” tutup Yamowa’a.(B*/Wp)








