PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Camat Gerunggang, Richard Syam, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan penguatan pelayanan publik saat menggelar kegiatan nganggung dan ramah tamah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta pegawai se-Kecamatan Gerunggang, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Gerunggang tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan semangat aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Richard mengatakan, kehadiran pimpinan daerah dalam kegiatan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran kecamatan untuk terus meningkatkan kinerja dan mendukung program prioritas Pemerintah Kota Pangkalpinang.
“Terima kasih kepada Pak Wali Kota beserta Plh Sekda yang sudah berkenan hadir dan meluangkan waktunya. Ini tentunya menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk memberikan kinerja yang terbaik untuk Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Menurut Richard, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang ramah tamah, tetapi juga bentuk penguatan kebersamaan dan sinergi antara aparatur kecamatan, kelurahan, serta unsur Forkopimcam.
Ia mengakui, keterbatasan sumber daya manusia (SDM), khususnya di tingkat kelurahan, masih menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Meski demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Terus terang, saat ini kami masih kekurangan SDM di kelurahan. Namun, alhamdulillah, untuk jabatan rata-rata sudah terisi. Ada tiga posisi kosong di kelurahan dan satu di kecamatan,” katanya.
Untuk mengantisipasi kekurangan personel, pihaknya menerapkan pola kerja dengan menyiapkan petugas pengganti atau yang disebutnya sebagai pemain cadangan. Sistem ini disiapkan agar pelayanan tetap berjalan ketika petugas utama berhalangan karena izin, cuti, atau sakit.
“Jangan sampai gara-gara satu orang sakit atau izin, pelayanan kita tidak berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, kami membentuk tim dan menyiapkan pemain cadangan, termasuk untuk posisi camat, sehingga kegiatan tetap berjalan ketika pimpinan berhalangan hadir,” jelasnya.
Selain pembenahan internal, Richard menyebut sinergi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut dia, kerja sama dengan lembaga pemasyarakatan turut mendukung program pemberdayaan masyarakat di kelurahan binaan. Sejumlah kegiatan yang dikembangkan di antaranya program ekspor nanas serta pengembangan pertanian lahan kering melalui penanaman padi gogo di wilayah Tua Tunu.
Program pertanian tersebut melibatkan lurah, ketua RT dan RW, serta masyarakat setempat. Richard berharap kegiatan itu dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal.
Sinergi juga dilakukan bersama kepolisian, khususnya dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan. Koordinasi dengan puskesmas turut diperkuat melalui pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar masyarakat.
“Kami selalu berupaya mengajak masyarakat mengikuti cek kesehatan gratis untuk mendukung program puskesmas. Begitu juga dengan KUA dan unsur lainnya, kami terus berkoordinasi dan bersinergi,” ujarnya.
Richard menegaskan, seluruh upaya tersebut bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan dukungan terhadap visi-misi serta program prioritas Wali Kota Pangkalpinang.
Ia berharap arahan dari wali kota dapat menjadi dorongan bagi seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk bekerja lebih optimal, memperkuat kolaborasi, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.
“Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mendukung program prioritas serta visi-misi Wali Kota Pangkalpinang agar masyarakat benar-benar terbantu,” tutupnya.(B*/Wp)








