Juhaini: Data Akurat Jadi Landasan Kebijakan Pengendalian Inflasi Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BERINDO. ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang menegaskan pentingnya penggunaan data statistik yang akurat dan terpercaya sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan, termasuk menentukan langkah strategis pengendalian inflasi daerah.

Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, saat mewakili Wali Kota Pangkalpinang menghadiri Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi Kota Pangkalpinang periode Oktober 2026, di Ruang Rapat Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang, Senin (2/11/2026).

banner dalam.jpg

Dalam kegiatan tersebut, Juhaini hadir bersama sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Bapperida, Kepala Diskominfo, Kepala Diskopdag, Kepala Dispaper, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Kabag Perekonomian dan Kabag SDA/Administrasi Pembangunan.

Juhaini mengatakan, data statistik memiliki peran strategis dalam proses pembangunan karena menjadi landasan pemerintah dalam menyusun kebijakan, menentukan prioritas, hingga mengevaluasi capaian pembangunan.

Menurutnya, rilis BRS tidak sekadar menyajikan angka statistik, tetapi juga memberikan gambaran mengenai perkembangan kondisi sosial dan ekonomi daerah yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan.

“Data yang akurat, objektif, dan terpercaya menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan, menentukan prioritas, serta mengevaluasi hasil pembangunan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen memperkuat pemanfaatan data dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengendalian hingga evaluasi.

Karena itu, Juhaini mengajak seluruh perangkat daerah untuk membangun budaya kerja berbasis data agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

” Kita ingin memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat budaya kerja berbasis data,” katanya.

Selain itu, ia menilai sinergi antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan BPS perlu terus diperkuat guna memastikan ketersediaan serta pemanfaatan data statistik berjalan optimal.

Juhaini juga menyampaikan apresiasi kepada BPS Kota Pangkalpinang yang selama ini konsisten menyediakan data statistik berkualitas sebagai rujukan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan.

Ia berharap data yang dipublikasikan dapat dimanfaatkan secara luas oleh pemerintah, dunia usaha, akademisi, peneliti, media, hingga masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan data yang tepat akan membantu pemerintah menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan terukur sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

” Mari kita jadikan data sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang lebih tepat, merumuskan kebijakan yang lebih efektif, dan pada akhirnya menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Pangkalpinang,” tuturnya.

Melalui penguatan koordinasi dan pemanfaatan data statistik, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap kebijakan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi, dapat semakin tepat sasaran. (B*/Wp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *