PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Johan Manurung, resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN). Momen tersebut ditandai dengan acara pelepasan purna bakti yang berlangsung di Balai Pengayoman Kanwil Kemenkum Babel, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan itu, Johan menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh jajaran, mitra kerja, dan pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama 1 tahun 4 bulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Johan, berakhirnya masa tugas bukan berarti berakhir pula pengabdian dan hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama ini.
“Setiap perjalanan tentu memiliki awal dan akhir, setiap amanah memiliki waktunya. Namun, saya percaya bahwa berakhirnya masa jabatan bukanlah akhir dari pengabdian dan perpisahan bukanlah akhir dari persaudaraan,” ungkap Johan.
Ia mengakui, berbagai capaian yang diraih Kanwil Kemenkum Babel selama kepemimpinannya tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan jajaran terkait.
Johan menyebutkan, Kanwil Kemenkum Babel berhasil meraih predikat sebagai salah satu kantor wilayah dengan kinerja terbaik tingkat nasional, bersaing dengan puluhan kantor wilayah lainnya.
Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam harmonisasi peraturan daerah juga menjadi bagian dari capaian yang dibangun selama masa kepemimpinannya.
“Kami sudah berbuat untuk kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satunya, Kanwil Kemenkum mendapatkan penghargaan sebagai kanwil berkinerja terbaik di seluruh Indonesia,” katanya.
Di bidang kekayaan intelektual, Johan juga menyoroti sejumlah potensi lokal Babel yang telah memperoleh maupun sedang dalam proses pendaftaran Indikasi Geografis (IG).
Beberapa di antaranya Nanas Bikam dari Bangka Selatan dan produk dari Bangka Barat yang telah memperoleh pengakuan Indikasi Geografis. Sementara itu, kopi Harsal, nanas Tuatunu, serta Tunjung Saji dari Pangkalpinang masih dalam proses pengembangan dan pengajuan.
Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual menjadi langkah penting untuk memberikan pengakuan hukum sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan daerah.
Johan juga berharap program pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan baik.
Ia menyebutkan, proses penilaian oleh tim nasional telah dilaksanakan dan berharap Kanwil Kemenkum Babel dapat meraih predikat WBBM pada Desember mendatang.
“Semoga di Desember nanti kantor wilayah ini memperoleh WBBM. Itu menjadi legasi dari kami. Mudah-mudahan bisa ditindaklanjuti dan kita doakan bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kakanwil Kemenkum Babel, Kaswo, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan dedikasi Johan Manurung selama menjalankan amanah di Kepulauan Bangka Belitung.
Menurut Kaswo, berbagai capaian dan fondasi organisasi yang telah dibangun Johan merupakan warisan pengabdian yang harus dijaga dan dilanjutkan.
“Berbagai capaian dan fondasi organisasi yang telah dibangun oleh Bapak Johan Manurung tentu menjadi warisan pengabdian yang patut kita hargai dan teruskan. Kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat pengabdian, komitmen, dan tanggung jawab terhadap organisasi harus senantiasa berlanjut,” kata Kaswo.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Johan atas kontribusi yang telah diberikan, sekaligus memohon dukungan seluruh jajaran dan mitra kerja dalam menjalankan tugas sebagai Plt Kakanwil Kemenkum Babel.(B*/Wp)








