PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Generasi muda dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong kemajuan daerah apabila diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan mengembangkan kemampuan. Karena itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang berupaya menghadirkan wadah yang dapat mengakomodasi berbagai potensi tersebut.
Komitmen itu diwujudkan melalui Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang 2026 yang berlangsung di Wilhelmina Park pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Kepala Dispora Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun ekosistem kepemudaan yang lebih produktif sekaligus memberikan kesempatan kepada anak muda untuk tampil dan menunjukkan kemampuan mereka.
“Ini merupakan Festival Kepemudaan pertama yang kami laksanakan. Harapannya, kegiatan ini terus ada karena menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan tempat bagi kaum muda untuk menunjukkan keunggulan masing-masing,” ujar Andika saat penutupan festival, Minggu (1/11/2026).
Dia menjelaskan, festival tersebut tidak hanya melibatkan komunitas seni dan musik, tetapi juga memberikan ruang kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas tuli dan rungu.
Menurut Andika, keberagaman peserta menjadi bagian penting dalam membangun kegiatan kepemudaan yang terbuka dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap generasi muda.
Selain mendorong kreativitas, Dispora juga berupaya memperkuat jiwa kewirausahaan melalui keterlibatan 26 pelaku UMKM muda dalam kegiatan bazar.
Menariknya, seluruh peserta bazar mendapatkan fasilitas secara gratis. Dispora memprioritaskan pelaku usaha dengan pemilik berusia maksimal 30 tahun, termasuk mereka yang baru merintis usaha dan belum pernah mengikuti kegiatan bazar.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak muda yang baru memulai usaha. Karena itu, seluruh fasilitas bazar kami berikan secara gratis tanpa pungutan biaya,” jelasnya.
Festival tersebut juga menghadirkan sejumlah perlombaan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menampilkan inovasi dan kreativitas. Panitia turut menyediakan hadiah serta uang pembinaan bagi para pemenang.
Lebih jauh, Andika mengungkapkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari langkah awal menyambut 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga tengah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan menuju momentum tersebut.
Dia berharap Festival Kepemudaan dapat menjadi agenda berkelanjutan di Kota Pangkalpinang dengan dukungan pemerintah daerah, sponsor, dan berbagai mitra.
“Kami berharap kegiatan ini tetap berjalan pada tahun-tahun mendatang. Apa yang sudah dimulai tahun ini mudah-mudahan bisa semakin berkembang dan lebih meriah ke depannya,” katanya.
Andika menegaskan, keberhasilan festival perdana tersebut tidak terlepas dari kerja keras panitia yang telah mempersiapkan kegiatan selama kurang lebih dua bulan.
Dispora berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus berkontribusi dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang.(B*/Wp)








