Rudianto Tjen Targetkan 800 Pasien Ikuti Operasi Katarak Gratis di Bangka

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kepulauan Bangka Belitung, Rudianto Tjen, menargetkan sebanyak 800 pasien mengikuti bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar PDI Perjuangan di RSUD Depati Hamzah, Pangkalpinang, mulai 26 hingga 30 Oktober 2026.

Hingga Senin (26/10/2026), sekitar 600 pasien telah terdaftar untuk mengikuti program operasi katarak tersebut. Namun, jumlah itu masih berpotensi bertambah karena panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata tersebut.

banner dalam.jpg

Rudianto mengajak masyarakat, khususnya warga di Pulau Bangka, yang mengalami katarak agar segera mendaftarkan diri. Ia juga meminta media massa membantu menyebarluaskan informasi kegiatan tersebut sehingga dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok daerah.

“Harapan saya, melalui sosialisasi hari ini, masih banyak masyarakat yang belum mendaftar bisa mendapatkan informasi dan ikut mengikuti operasi katarak ini,” kata Rudianto saat pembukaan kegiatan di RSUD Depati Hamzah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi berlangsung selama beberapa hari sehingga diharapkan seluruh pasien yang memenuhi persyaratan dapat tertangani dengan baik.

“Kuota kita cukup besar. Berapa pun jumlah pasien katarak yang ada di Pulau Bangka, akan kita upayakan untuk ditangani karena waktu operasinya cukup panjang,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, PDI Perjuangan mendatangkan sekitar 27 personel tim medis dari Cicendo, Bandung, untuk mendukung pelaksanaan operasi katarak gratis.

Rudianto menyebutkan, tim medis telah tiba di Bangka dan langsung bersiap menjalankan pelayanan. Sebelumnya, panitia juga telah melaksanakan skrining pasien di sejumlah wilayah, termasuk Bangka Selatan dan Bangka Barat.

Menurut dia, proses skrining menjadi bagian penting untuk memastikan pasien yang membutuhkan operasi dapat teridentifikasi dan memperoleh penanganan sesuai ketentuan medis.

Program tersebut bukan kali pertama dilaksanakan. Rudianto mengatakan, kegiatan operasi katarak gratis itu telah memasuki pelaksanaan kesembilan, dengan total sekitar 6.000 pasien yang telah menjalani operasi dalam rangkaian program sebelumnya.

Pihaknya berharap jumlah penerima manfaat terus bertambah melalui kegiatan di Pulau Bangka tahun ini dan pelaksanaan lanjutan di Pulau Belitung yang direncanakan pada tahun depan.

Rudianto menegaskan, kegiatan operasi katarak gratis merupakan bentuk komitmen PDI Perjuangan dalam menjalankan politik yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengatakan, kader partai didorong untuk terus bekerja dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui kegiatan nyata, termasuk pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

“Berpolitik itu untuk kemanusiaan, memperjuangkan hak-hak rakyat dan menyejahterakan masyarakat. Karena itu, kami terus berupaya memikirkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah,” katanya.

Menurut Rudianto, kondisi geografis Bangka Belitung sebagai wilayah kepulauan dengan paparan sinar matahari yang tinggi menjadi salah satu alasan pihaknya memilih operasi katarak sebagai program bakti sosial.

Ia menekankan bahwa layanan tersebut terbuka bagi masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun pilihan politik.

“Kita tidak memilih golongan atau warna partai. Siapa saja boleh datang dan mengikuti operasi katarak ini,” tegasnya.(B*/Wp)