PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Kemampuan pemerintah menyelesaikan persoalan warga menjadi salah satu hal yang ditekankan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna dalam evaluasi satu tahun kepemimpinan bersama Wali Kota Saparudin.
Dessy meminta aparatur kecamatan dan kelurahan tidak berhenti pada pelayanan administratif, tetapi aktif membantu masyarakat menemukan solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan nganggung dan silaturahmi dalam rangka Hari Jadi ke-269 Kota Pangkalpinang di Aula Kecamatan Gabek, Kamis (15/10/2026). Tanggal tersebut sekaligus menandai satu tahun pemerintahan Saparudin-Dessy.

Menurut Dessy, aparatur kelurahan memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat. Mereka diharapkan memahami kebutuhan warga sekaligus mampu menghubungkan masyarakat dengan instansi yang berwenang.
Ia mencontohkan, warga yang datang mengurus suatu keperluan seharusnya tetap memperoleh pendampingan informasi meskipun urusannya tidak berada dalam kewenangan kantor yang didatangi.
“Kalau memang bukan tempatnya, alangkah baiknya diarahkan ke mana masyarakat harus mengurusnya. Kita harus berusaha membantu sampai persoalannya selesai,” ujar Dessy.
Ia menilai, pola pelayanan yang hanya berorientasi pada prosedur berisiko membuat masyarakat harus mencari sendiri jalan keluar ketika berhadapan dengan persoalan birokrasi.

Karena itu, Dessy meminta aparatur meningkatkan kemampuan diri, memperbaiki komunikasi dengan masyarakat, serta membangun kesadaran bahwa tugas pemerintah bukan sekadar melayani berkas, melainkan membantu memenuhi kebutuhan warga.
Selain pelayanan, ia menekankan pentingnya peran aparatur dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Pendataan penerima bantuan harus didasarkan pada kondisi dan kebutuhan masyarakat, bukan hubungan kedekatan dengan pihak tertentu.
“Jangan hanya karena kenal, lalu orang itu yang diberikan bantuan. Mari kita buka mata, buka pikiran, terutama buka hati,” katanya.
Dessy juga meminta petugas memberikan arahan kepada warga yang membutuhkan bantuan agar dapat mengakses program pemerintah melalui instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat Kecamatan Gabek menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lingkungan melalui semangat gotong royong. Ia turut berharap persoalan lahan perkuburan yang menjadi perhatian masyarakat dapat diselesaikan dengan mengutamakan kepentingan bersama.
Memasuki tahun kedua pemerintahan Saparudin-Dessy, ia berharap aparatur semakin responsif dan mampu membangun pelayanan yang berorientasi pada penyelesaian masalah. Dengan demikian, keberadaan pemerintah dapat dirasakan langsung melalui kemudahan pelayanan dan bantuan yang menjangkau warga yang membutuhkan.(B*/Wp)








