Pemkot Pangkalpinang Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja Lewat Pelatihan Berbasis Unit Kompetensi

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat kompetensi masyarakat melalui pelatihan kerja berbasis unit kompetensi sebagai upaya meningkatkan daya saing tenaga kerja sekaligus memperluas peluang kerja dan usaha.

Program tersebut dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang melalui pelatihan Junior Make Up Artist, Digital Marketing, dan Coffee Roasting yang dibuka Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Ruang Betason, Kamis (8/10/2026).

banner dalam.jpg

Saparudin mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif.

“Pelatihan seperti ini memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap kerja, serta profesionalisme para peserta,” kata Saparudin dalam sambutannya.

Menurut dia, pelatihan kerja tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan untuk memperoleh keterampilan baru. Lebih dari itu, peserta perlu memanfaatkannya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan peluang usaha secara mandiri.

Karena itu, Saparudin meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai formalitas.

“Jangan jadikan pelatihan ini hanya sebagai kegiatan formalitas, tetapi manfaatkan sebagai kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan membuka peluang yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Pelatihan tersebut juga akan dilanjutkan dengan uji kompetensi. Tahapan itu diperlukan untuk memastikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Saparudin menilai uji kompetensi menjadi bagian penting karena kemampuan peserta perlu dibuktikan melalui standar yang terukur, sehingga kompetensi yang diperoleh dapat menjadi modal ketika memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha.

Ia juga mengapresiasi para instruktur yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan. Para instruktur diminta memberikan pembelajaran secara objektif dan profesional agar peserta benar-benar menguasai keterampilan yang diajarkan.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, kata Saparudin, akan terus mendorong program peningkatan kompetensi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, mengurangi pengangguran, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong masyarakat memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk menciptakan peluang ekonomi.

“Kompetensi yang telah diperoleh harus berani dimanfaatkan untuk menciptakan peluang kerja maupun peluang usaha,” katanya.(B*/Wp)