PANGKALPINANG, BERINDO.ID — Menjadi juara pada Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XXXIV tingkat Kota Pangkalpinang bukan akhir dari perjuangan para qori dan qoriah.
Pemerintah Kota Pangkalpinang menyiapkan pembinaan lanjutan bagi peserta terbaik sebelum menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, mengatakan peserta yang nantinya terpilih mewakili Pangkalpinang harus kembali menjalani pembinaan untuk memaksimalkan kemampuan mereka.
“Yang juara jangan cepat puas, tetapi terus meningkatkan kemampuan terbaik mereka nanti di tingkat provinsi. Karena itu akan membawa nama baik Pangkalpinang,” kata Agustu saat penutupan MTQH XXXIV tingkat Kota Pangkalpinang di Balai Betason, Minggu (4/10/2026).
Menurut Agustu, proses pembinaan akan melibatkan dewan hakim dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Mereka akan bersama-sama memetakan dan mengoptimalkan potensi peserta yang berhasil meraih juara.

“Setelah nanti ada juara, kita lakukan pembinaan. Para dewan hakim dan pengurus LPTQ akan bersama-sama memaksimalkan potensi anak-anak kita yang juara agar lebih maksimal di tingkat provinsi,” ujarnya.
Pembinaan tersebut dinilai penting karena peserta yang berhasil menjadi juara di tingkat kota akan menghadapi lawan dengan kemampuan yang lebih kompetitif ketika tampil di tingkat provinsi.Agustu mengatakan pelaksanaan MTQH tingkat Kota Pangkalpinang selama lima hari, sejak 30 September hingga 4 Oktober 2026, telah memperlihatkan potensi peserta dari tujuh kecamatan.
Menurut dia, para peserta menunjukkan penampilan yang cukup baik pada berbagai cabang yang diperlombakan. Tidak hanya tilawah, tetapi juga cabang lain seperti kaligrafi, syarhil Quran, fahmil Quran dan murattal.

“Selama kurang lebih lima hari ini luar biasa. Para qori dan qoriah kita, baik tilawah anak-anak, remaja maupun dewasa, kemudian kaligrafi, syarhil, fahmil dan murattal juga tampil luar biasa,” katanya.
Pemkot Pangkalpinang berharap proses pembinaan tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Peserta yang memiliki potensi diharapkan terus mengembangkan kemampuan sehingga dapat menjadi wakil daerah pada kompetisi tingkat yang lebih tinggi.
Agustu mengatakan pihaknya juga berharap dari proses seleksi tersebut muncul peserta yang mampu meraih prestasi terbaik pada tingkat provinsi. Bahkan, peserta yang menjadi juara pertama di tingkat provinsi berpeluang melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.
“Harapan kita ke depan, yang mewakili Kota Pangkalpinang ke tingkat provinsi ada target juga. Yang mendapat nomor satu nanti bisa dibawa ke tingkat nasional,” ujarnya.
Sementara itu, jadwal pelaksanaan MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menunggu pemberitahuan dari LPTQ tingkat provinsi.
Pemkot Pangkalpinang akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mempersiapkan peserta terbaiknya.Selain mengejar prestasi, pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi qori dan qoriah Pangkalpinang yang memiliki kemampuan berkelanjutan dan siap membawa nama daerah pada ajang MTQH di tingkat yang lebih tinggi.(B*/Wp)








