Dessy Apresiasi Warga Bangun Poskamling, Dorong Masyarakat Jadi Mata dan Telinga Pemerintah

PANGKALPINANG, BERINDO.ID — Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengapresiasi kekompakan warga RT 04/RW 02 Kelurahan Keramat yang secara swadaya membangun Poskamling Duren-Keramat di Jalan Pahlawan 12.

Poskamling tersebut diresmikan Dessy Ayutrisna, Minggu (27/9/2026), sebagai bagian dari upaya masyarakat memperkuat keamanan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

banner dalam.jpg

Dessy mengatakan keberadaan Poskamling menjadi bukti nyata kepedulian dan kekompakan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Selamat atas adanya Poskamling ini. Saya sangat mengapresiasi. Mudah-mudahan warga di sini menjadi tenang, menjadi nyaman,” kata Dessy.

Menurut Dessy, keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting. Apalagi, di kawasan tersebut terdapat banyak tokoh masyarakat, tokoh agama dan para orang tua yang dinilai dapat menjadi penggerak kepedulian sosial.

Ia berharap semangat warga RT 04/RW 02 dapat ditularkan ke lingkungan lainnya di Kota Pangkalpinang.

“Inilah sebagai bukti bahwa warga di RT 04 RW 02 ini sangat kompak dan sangat peduli dengan lingkungannya. Mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi warga-warga di kelurahan lain,” ujarnya.

Dessy juga menyoroti persoalan kebersihan yang menjadi salah satu tantangan pemerinta9h. Ia mengungkapkan, lahan kosong di lingkungan masyarakat kerap berubah menjadi lokasi pembuangan sampah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, berbagai langkah pemerintah seperti menyediakan tempat sampah, memasang spanduk larangan hingga memasang CCTV belum akan efektif jika tidak dibarengi kesadaran masyarakat.

“Dikasih tempat sampah, masih dilempar di luar tempat sampah. Dikasih spanduk panjang, kalau buang sampah kena denda sesuai Perda, tidak dibaca. Dipasang CCTV, mudah-mudahan CCTV-nya tidak hilang,” kata Dessy.

Karena itu, Dessy meminta masyarakat ikut mengambil peran dalam mengawasi lingkungan. Warga diminta tidak ragu menegur apabila melihat orang membuang sampah sembarangan.

“Saya juga mohon kepada warga di sini bantu kami pemerintah untuk menjadi agen, menjadi mata dan telinga untuk menjaga kebersihan. Kalau misalnya ada melihat orang buang sampah, tolong ditegur,” katanya.

Dessy menegaskan pemerintah memang memiliki kebijakan, regulasi dan kewenangan dalam menjaga ketertiban. Namun, masyarakat merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan kondisi lingkungan setiap hari.

“Pemerintah memang punya kebijakan, punya regulasi, punya wewenang. Aparat menjaga ketertiban, tetapi warga adalah mata dan telinga yang langsung berhubungan,” ujarnya.

Sementara itu,  pengurus satkamling selaku dewan penasehat Fitriansyah menjelaskan pembangunan Poskamling merupakan hasil musyawarah dan kesepakatan masyarakat. Pembangunan dilatarbelakangi keresahan warga terhadap keamanan lingkungan, termasuk laporan pencurian yang disebut mencapai tiga hingga empat kejadian dalam sebulan.

Selain menjaga keamanan, Poskamling dibangun di lokasi yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah.

Warga kemudian melakukan ronda malam selama sepekan sebelum peresmian dan berkoordinasi dengan Polsek Bukit Intan serta Polresta Pangkalpinang. Selama masa uji coba tersebut, kondisi lingkungan dilaporkan aman dan kondusif.

Poskamling dibangun secara swadaya. Dari kebutuhan pembangunan sekitar Rp13 juta, warga baru berhasil mengumpulkan lebih dari Rp5 juta. Kekurangan kebutuhan material sementara dibantu warga yang memiliki usaha pangkalan material.

Lingkungan RT 04/RW 02 sendiri memiliki 193 kepala keluarga. Sebanyak 73 warga telah tergabung dalam grup WhatsApp Satkamling Duren-Keramat dan akan dilibatkan dalam sistem ronda malam secara bergiliran.(B*/Wp)