Saparudin Ajak Warga Perkuat Akhlak dan Kerukunan dalam Membangun Pangkalpinang

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengajak masyarakat menjadikan kegiatan Pangkalpinang Bersholawat sebagai momentum memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Saparudin saat menghadiri kegiatan Pangkalpinang Bersholawat di Alun-alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Sabtu (3/10/2026).

banner dalam.jpg

Menurut Saparudin, kegiatan bersholawat tidak semestinya dipandang sekadar seremoni keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mengingat Allah SWT, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

“Pangkalpinang Bersholawat bukan sekadar sebuah acara seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ikhtiar kita untuk menghadirkan suasana yang penuh dengan nilai-nilai keagamaan, kedamaian, persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Saparudin.

Ia menegaskan, pembangunan Kota Pangkalpinang tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik. Menurutnya, pembangunan juga harus dibarengi dengan penguatan akhlak, karakter, kepedulian dan kehidupan sosial masyarakat.

“Kita ingin membangun Kota Pangkalpinang bukan hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan membangun akhlak, karakter, kepedulian dan kehidupan sosial masyarakat yang harmonis,” ujarnya.

Saparudin mengatakan kemajuan sebuah kota tidak semata-mata dapat dilihat dari banyaknya gedung yang berdiri, jalan yang dibangun maupun fasilitas yang tersedia. Kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan membantu juga menjadi bagian penting dari kemajuan daerah.

“Karena kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari gedung yang berdiri, jalan yang dibangun atau fasilitas yang tersedia. Tetapi juga dari bagaimana masyarakatnya saling menghormati, saling membantu, menjaga persaudaraan dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Saparudin juga mengajak masyarakat meneladani sifat Rasulullah SAW, terutama dalam hal kasih sayang, kesabaran, kejujuran, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Ia berharap perbedaan yang ada di tengah masyarakat tidak menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, keberagaman diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam membangun Pangkalpinang.

Selain itu, Saparudin meminta masyarakat ikut menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan kerukunan di lingkungan masing-masing. Menurut dia, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kemajuan kota.

” Kemajuan Kota Pangkalpinang membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari kita bergandengan tangan, membangun kota yang kita cintai ini menjadi kota yang semakin maju, semakin nyaman, semakin religius serta memberikan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Saparudin kemudian mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Pangkalpinang Bersholawat untuk bermunajat kepada Allah SWT agar Pangkalpinang senantiasa mendapat keberkahan dan perlindungan.

Ia juga mendoakan para pemimpin diberikan kekuatan dan amanah dalam menjalankan tugas, sementara masyarakat Pangkalpinang diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan rezeki dan kehidupan yang penuh keberkahan.

“Semoga anak-anak kita menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia dan mampu membawa Pangkalpinang menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” kata Saparudin.

Di akhir sambutannya, Saparudin mengingatkan agar kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak berhenti pada ucapan dan lantunan shalawat. Menurutnya, kecintaan tersebut harus diwujudkan melalui perilaku dan kehidupan sehari-hari.(B*/Wp)