JAKARTA, BERINDO.ID – Langkah mendekatkan pasar modal ke tengah masyarakat, khususnya kalangan muda, mencatat sejarah baru. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan MNC Sekuritas serta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan 23 Galeri Investasi BEI secara serentak di berbagai penjuru negeri pada Kamis (27/8/2026).
Peristiwa ini sekaligus mengantarkan BEI meraih pengakuan resmi dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, menyebut capaian ini sebagai buah dari kerja sama lintas pihak.
“Pembukaan Galeri Investasi adalah bukti nyata sinergi antara BEI, pelaku sekuritas, dan lembaga pendidikan untuk membawa pasar modal semakin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.
Pengembangan jaringan Galeri Investasi sendiri menjadi salah satu strategi utama BEI dalam meningkatkan literasi serta inklusi pasar modal di seluruh pelosok tanah air.
“Hingga saat ini, jumlah Galeri Investasi BEI telah menembus angka lebih dari 1.000 unit yang tersebar di 29 Kantor Perwakilan serta satu wilayah Jabodebek. Dari total tersebut, 137 di antaranya dibangun melalui kerja sama dengan MNC Sekuritas,” tuturnya.
Ke-23 galeri yang baru saja diresmikan hadir dalam empat jenis, yaitu Galeri Investasi BEI, Galeri Investasi Edukasi BEI, Galeri Investasi Digital BEI, dan Galeri Investasi Syariah BEI.
Sejumlah perguruan tinggi menjadi lokasi pembukaan Galeri Investasi BEI, antara lain Universitas Mohammad Husni Thamrin, Universitas Sahid, Universitas Bina Insani, Universitas Kristen Krida Wacana, MNC University, Institut Bisnis dan Komunikasi Swadaya, Jakarta Global University, Universitas Nusa Putra, Universitas Galuh, Universitas Mulawarman, Universitas IBA, Universitas Bandar Lampung, Universitas Respati Indonesia, Universitas Cipasung, dan Universitas Palembang.
Sementara itu, Galeri Investasi Edukasi BEI hadir di lingkungan pendidikan menengah, meliputi SMK Pariwisata Metland School, SMAN 74 Jakarta, SMKN 15 Jakarta, dan SMAN 80 Jakarta.
Galeri Investasi Digital BEI berdiri di Yayasan Gerbang Kolaborasi Nusantara serta Yayasan Kalam Kudus, sedangkan Galeri Investasi Syariah BEI berlokasi di UIN Kendari dan Universitas Mandala Waluya.
“Dengan bertambahnya galeri-galeri baru ini, diharapkan semakin luas akses masyarakat dalam memahami dunia pasar modal, sehingga investasi tidak lagi menjadi hal yang asing, melainkan semakin dikenal dan dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat di seluruh Indonesia,” ucapnya.(B*/Ws)





