Pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang Diharapkan Atasi Persoalan Daya Tampung Siswa

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Anggota DPRD Kota Pangkalpinang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Gabek, M Belia Murantika, menilai pembangunan SMP Negeri 11 menjadi langkah penting untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah menengah pertama di wilayah tersebut.

Belia mengatakan pembangunan sekolah baru itu merupakan aspirasi yang telah lama dinantikan masyarakat, sekaligus menjadi perhatian pemerintah daerah dan legislatif untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat di Dapil Gabek.

banner dalam.jpg

“Ini memang sudah menjadi rencana lama dan sudah sangat diinginkan masyarakat, legislatif maupun Pemerintah Kota. Momen peletakan batu pertama hari ini sudah sangat ditunggu-tunggu,” kata Belia usai peletakan batu pertama pembangunan SMPN 11 Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).

Menurut dia, selama ini wilayah Gabek hanya memiliki satu SMP negeri, yakni SMP Negeri 7 Pangkalpinang. Kondisi tersebut membuat daya tampung sekolah menjadi terbatas, bahkan calon peserta didik harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat.

“Kalau kemarin untuk masuk SMP 7 itu sudah tidak cukup lagi, sampai berebut. Dengan adanya SMP 11 ini diharapkan masyarakat di sini bisa terakomodasi untuk mendapatkan sekolah SMP,” ujarnya.

Ia menegaskan DPRD Kota Pangkalpinang memberikan perhatian terhadap penambahan fasilitas pendidikan sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat seiring pertumbuhan penduduk.

Belia juga mengungkapkan Pemerintah Kota Pangkalpinang telah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas pendidikan berikutnya melalui pembangunan SMP Negeri 12. Sementara SMPN 11 yang mulai dibangun pada 2026 diharapkan dapat dikembangkan secara bertahap pada 2027–2028.

“Untuk tahap awal SMP 11 ini menggunakan APBD. Setelah tersedia beberapa ruang awal, pengembangannya pada 2027–2028 dapat kita dorong melalui bantuan APBN,” katanya.

Ia berharap pembangunan sekolah baru tersebut tidak berhenti pada penambahan gedung, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah akibat keterbatasan daya tampung.

“Harapan kami pendidikan di Kota Pangkalpinang semakin baik setiap tahun. Ke depan tidak ada lagi anak-anak kita yang kesulitan mencari sekolah,” ujar Belia.(*B/Ws)