Kembalikan Fungsi Ruang Publik, Pemkot Pangkalpinang Tata Ulang Taman Mandara Jadi Pusat Olahraga, Rekreasi dan Ekonomi Rakyat

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana mengembalikan fungsi Taman Mandara sebagai ruang publik yang layak dan representatif bagi masyarakat. Kawasan ini akan ditata ulang agar dapat dimanfaatkan warga untuk berolahraga, bersantai, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi kerakyatan yang mendukung pengembangan UMKM lokal.

Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyampaikan rencana tersebut usai memimpin Apel Penutupan Lomba dan Laga Eksibisi Antarperangkat Daerah di lingkungan Pemkot Pangkalpinang, yang berlangsung di Taman Mandara, Jumat (4/9/2026).

banner dalam.jpg

“Ini Taman Mandara memang akan kita kembalikan kondisinya sebagai tempat publik untuk aktivitas warga, seperti olahraga, jalan-jalan, jogging. Nanti masyarakat bisa memanfaatkan sebagai salah satu tempat alternatif untuk kegiatan sehari-hari,” ujar Saparudin.

Pemkot akan melengkapi sejumlah fasilitas pendukung agar kawasan ini lebih nyaman dan berfungsi optimal. Penataan mencakup pembangunan sarana MCK, penyediaan fasilitas olahraga, serta penataan taman dan pepohonan agar lebih asri dan tertata.

Selain fungsi rekreasi, Taman Mandara juga akan didesain untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Pemerintah akan menyiapkan ruang khusus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sehingga warga yang berkunjung dapat sekadar berolahraga maupun berbelanja dan menikmati produk lokal.

“Termasuk tempat UMKM juga harus disiapkan. Orang lari-lari kan, nanti ada tempat UMKM yang bisa jadi tempat nongkrong. Ini jadi peluang ekonomi sekaligus fasilitas pendukung bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk merealisasikan penataan tersebut, Pemkot Pangkalpinang telah menyiapkan rancangan detail atau site plan kawasan Taman Mandara.

Pemerintah juga membuka peluang dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari berbagai pemangku kepentingan.

“Kemarin kita sudah bertemu dengan teman-teman stakeholder. Mereka siap membantu dengan dana CSR mereka. Tapi kita sudah siapkan site plan-nya, jadi penataannya terarah dan terencana,” ungkap Saparudin.

Selain penataan ruang publik, Saparudin juga mengungkapkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-269 Kota Pangkalpinang akan diisi berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan tersebut meliputi Gebyar Pajak oleh Badan Keuangan Daerah (Bakuda), serta program dari Dinas Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menyiapkan karnaval anak-anak dan pertunjukan drumband.

“Kita meriahkan HUT kota ini dengan acara yang sederhana, tapi tentu memberikan sentuhan kegembiraan kepada masyarakat kita. Tidak harus berlebihan, tapi bermakna dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” tuturnya.

Terkait lomba antar-OPD yang berlangsung selama tiga hari, Saparudin menegaskan kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, melainkan menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi antaraparat pemerintah.

“Kita harapkan teman-teman ASN antar-OPD ini bisa saling berkomunikasi, lebih mengenal satu sama lain, dan bisa saling bersinergi serta berkolaborasi ke depannya. Hubungan yang semakin solid antarpemangku kepentingan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang pada akhirnya akan berdampak terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.(B*/Ws)