PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Menyambut usia ke-269 tahun Kota Pangkalpinang, Wali Kota Saparudin menegaskan, arah pembangunan ke depan tidak boleh hanya berfokus pada kemajuan fisik semata. Pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan dan kesehatan, hingga tak ada lagi masyarakat yang kesulitan mengaksesnya.
Pesan ini disampaikan Saparudin saat hadir langsung di tengah warga dalam kegiatan senam bersama yang digelar di lingkungan Kecamatan Gabek, bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan ulang tahun kota, dan turut dihadiri Wakil Wali Kota, Dessy Ayutrisna, Ketua TP PKK, Susanti Saparudin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Pangkalpinang.
Menurut Saparudin, perjalanan panjang kota hingga mencapai usia 269 tahun ini menjadi momen refleksi sekaligus penentu arah langkah ke depan. Ukuran keberhasilan pembangunan bukanlah seberapa banyak bangunan yang berdiri, melainkan seberapa besar dampaknya bagi kesejahteraan rakyat.

“Harapan kita ke depan jelas, Pangkalpinang semakin nyaman ditinggali, perekonomian warga semakin membaik, dan setiap warga bisa dengan mudah mendapatkan layanan pendidikan maupun kesehatan. Kami bertekad, ke depannya tak ada lagi warga kita yang harus kesulitan bersekolah atau mengeluh soal pemenuhan kebutuhan dasar. Itulah tujuan utama kita membangun kota ini,” ujar Saparudin.
Ia menekankan, kemajuan sejati terlihat dari seberapa baik akses masyarakat terhadap fasilitas dasar. Dua hal utama yang menjadi prioritas adalah pendidikan dan kesehatan, dua aspek yang menjadi fondasi kesejahteraan warga. Pembangunan yang merata dan terasa langsung manfaatnya adalah tolok ukur keberhasilan pemerintahan.

“Kemajuan tidak boleh hanya terlihat dari bangunan fisik yang berdiri, melainkan harus terasa nyaman, aman, dan membawa dampak kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga. Keberhasilan pembangunan sejati terukur dari seberapa baik masyarakat bisa mengakses kebutuhan dasar,” tegasnya.
Saparudin berharap, di usia ke-269 ini, seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan bersatu mewujudkan Pangkalpinang sebagai kota yang tidak hanya tumbuh pesat, tetapi juga adil, sejahtera, dan memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam kemajuan.(B*/Wp)








