Maulid Nabi di SDN 28 Pangkalpinang: Siswa Diajak Teladani Akhlak dan Sifat Terpuji Rasulullah

PANGKALPINANG, BERINDO.ID – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 28 Pangkalpinang menjadi momen penting untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan membentuk karakter siswa, bukan sekadar kegiatan seremonial. Para peserta didik diajak meneladani sifat utama Rasulullah SAW, siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah, sebagai bekal utama menghadapi tantangan dan persaingan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Pengawas Sekolah Madya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, M. Saleh, saat mewakili Wali Kota Pangkalpinang Saparudin dalam kegiatan Nganggung Bersama yang digelar Kamis (3/9/2026).

banner dalam.jpg

Dalam arahannya, ia menegaskan peringatan kelahiran Nabi harus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi anak-anak.

“Kita berharap anak-anak dapat benar-benar meneladani akhlak dan sifat Rasulullah: siddiq berarti jujur, amanah berarti bertanggung jawab, tabligh berarti menyampaikan kebaikan, dan fathonah adalah kecerdasan. Nilai-nilai ini harus tertanam sejak dini, karena pendidikan tidak hanya soal nilai akademik, tapi juga pembentukan watak,” ujar M. Saleh.

M. Saleh juga mengingatkan para siswa untuk memperkuat semangat belajar. Menurutnya, persaingan di masa depan akan semakin ketat, sehingga pendidikan dan karakter yang kuat menjadi modal utama meraih masa depan yang gemilang.

“Tugas utama kalian adalah belajar dengan rajin. Bekal ilmu dan akhlak mulia akan menjadi penopang terbesar saat kalian melangkah ke masa depan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, M. Saleh memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan qori cilik yang membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan indah dan merdu.

Beliau menyebut siswa tersebut telah berprestasi hingga tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan pembacaannya mampu membuat seluruh hadirin, terutama teman-temannya, menyimak dengan tenang dan khidmat.

“Ketika ayat suci dibacakan, suasana hening dan penuh rasa hormat tercipta. Sikap seperti ini sangat berharga dan patut terus dijaga serta dikembangkan,” kata dia.

Dukungan penuh juga datang dari paguyuban orang tua siswa yang turut berperan aktif dalam kelancaran acara. Saleh menilai kolaborasi erat antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pendidikan yang menyeluruh.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Sekolah SDN 28 Pangkalpinang. Saleh berharap tradisi ini terus berjalan dan senantiasa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan kepribadian seluruh peserta didik.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Pangkalpinang Saparudin serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang yang berhalangan hadir dikarenakan agenda lain yang sudah terjadwal.

“Mudah-mudahan ketidakhadiran beliau berdua tidak mengurangi makna dan keberkahan acara ini. Yang terpenting, semoga setiap kegiatan seperti ini senantiasa membawa manfaat besar bagi perkembangan anak-anak kita,” pungkasnya.(B*/Ws)